Tahun depan kami ingin punya main income seperti yang saya ceritakan sebelumnya disini .Lalu dengan optimis kami mulai merancang semuanya,dan akhirnya kami terfikir kenapa nggak sekalian saja disediakan modal untuk rencana ini,karena kami yakin ini akan berhasil,tanpa mengesampingkan resiko yang mungkin ditimbulkannya.
Kami sangat beruntung karena beberapa minggu yang lalu ada sebuah lembaga perbankan yang menyediakan program pembiayaan UKM,DANAMON SIMPAN PINJAM,yang menitipkan brosur di warung kelontong kami.Brosur itu berisi tentang pinjaman untuk UKM tanpa agunan.Karena kami berdua disibukkan oleh urusan TDB yang harus diprioritaskan,maklum kami numpang menadahkan tangan disana,brosur itu sampai lecek dipakai mainan oleh anak anak.
Ketika cuti saya melihat brosur itu kembali lalu sorenya berunding dengan partner sang decision maker ,suami tercinta.Seperti biasa terjadi adu argumen dulu sebelum tercapai kesepakatan hari itu.
Kami memang disatukan oleh perbedaaan dan syukur pada Hyang Widhi atas itu,karena dengan perbedaan itu kami saling melengkapi sampai sekarang dan mudah mudahan sampai akhir nanti.Dia tipikal yang sangat berhati hati,penuh perhitungan tapi dimata saya kadang bikin sakit perut mules ,karena ketakutannya mengambil resiko membuat semua rencana yang sudah tersusun rapi bahkan dengan hitungan resikopun,jadi kandas ditengah jalan,hanya gara gara dia takut gagal.Saya dengan rush tipikal ,yang sangat praktis,cepat dan terorganisir,namun terkadang membuatnya sakit kepala sampai memejam karena dia bilang seperti dipaksa meluncur di air terjun Niagara,padahal dia belum tau apa rasanya.
Singkat cerita akhirnya kesepakatan dicapai,baru pada tahap kami akan meminjam modal.Kami belum tahu betul detailnya seperti apa.Lalu saya mengurus segala sesuatunya,kami belajar banyak dari sini kami tahu bahwa meminjam modal disebuah lembaga keuangan resmi tidaklah semudah meminjam uang dari teman atau kerabat.Dibutuhkan sebuah kepercayaan atas usaha kita dan kredibilitas kita sebagai pengusaha.
Karena pinjaman ini tanpa agunan maka syarat utama yang diajukan pihak bank adalah kredibilitas usaha kami yang sudah ada.Untungnya sejauh ini laporan keuangan kami dari usaha sebelumnya memang bisa kami paparkan secara gamblang ,kost kost-an yang dilengkapi warung kelontongpun bisa jadi masive income yang bisa dipercaya bank sebagai UKM yang potensial untuk lahan investasi.Hal yang memudahkan pula karena usaha ini sudah berdiri lebih dari 5 tahun dan kami sudah memiliki ijin dari kelurahaan atas usaha ini,seperti kata Pak Roniyuzirman,jangan remehkan bisnis recehan,terbukti sekarang bisnis recehan ini memodali bisnis lainnya.
Sejak 2 hari yang lalu kami sudah memulai melaksanakan apa yang sudah menjadi rencana saat memutuskan meminjam modal.Focus kami tetap pada pengembangan tourism bisnis yang akan jadi main income.Namun tetap pula harus memperhatikan second income yang sudah berjalan bukan?.
Kami merubah set kelontong menjadi lebih focus ke warung warung sekitar rumah.Kalau dulu rumah belanja ini kami tujukan untuk penghuni kost-kostan yang memang perjumlah puluhan rumah di komplek perumahan ini(artinya kamar kostnya mungkin mencapai ratusan kamar),karena memang komplek perumahan kami dekat dengan sebuah Universitas di Denpasar,sekarang kami mulai fokus pada pedagang pedagang kecil disekitar rumah kami,agar mereka membeli barang dagangan di warung kelontong kami.Caranya sejak kemarin kami merubah display ,meletakkan barang barang grosir di layout depan.Tidak cantik memang ,seperti image sebelumnya yang mengutamakan kenyaman berbelanja bagi anak kost yang notabene mahasiswa.Namun kami yakin sasaran pasar kali inipun potensial,mengingat jalan rumah kami adalah jalan lintasan pasar dari arah anyelir dan akasia menuju pasar Ketapian.Kami juga tetap melayani anak anak kost dengan menjual eceran seperti sebelumnya.
Sekarang penjaga warung kami tentu bekerja lebih extra,dan kami sudah memikirkan itu,kami memberi motivasi padanya,dengan memberi insentif padanya bila dia mencapai target penjualan perbulannya.
Untuk kost-kostan,kami berencana memberi sentuhan baru ,dengan mengganti halaman yang sekaligus lahan parkir yang semula semen biasa ,dengan pemasangan paping yang lebih rapi.Paping memang sudah dipesan dan dibayar DP,namun pengerjaan baru bisa dimulai minggu depan karena kendala libur yang panjang.Gemes juga rasanya nugguin,buat saya yang mau instan memang satu minggu itu rasanya seabad,masalahnya dari pada cash flow tertanam di DP yang lumayan besar dan harus nunggu ,sebenarnya uang tersebut bisa berputar dulu diwarung.Seminggu uang segitu bisa beranak 3 % kali 7 hari.Saya memang berbasic accounting,untung saja dijodohkan Tuhan dengan laki laki berbasic managemen nan sabar dan hati hati,jadi nggak grasa grusu.
Sekarang alokasi untuk tujuan utama pinjaman ini,kami sudah mulai men-set home office dilantai dua bekas ruang tamu.Namun jangan salah,saya masih tetap ingat dengan wejangan pak Roniyuzirman di sini,kami hanya membeli keperluan baru yang benar benar mendukung usaha baru ini.Soal dana habis diaktiva tetap,tetap jadi prioritas kehati hatian kami.Thanks pak Roni!!.
Kami hanya memfokuskan budget untuk buka web ,brosur,dan antisipasi biaya vendor.Untuk komputer dan lain lain kami masih menggunakan yang sudah ada.Yang jadi investasi terbesar disini adalah ,waktu saya nguli,yang artinya menutup sebuah keran ,seperti yang saya ceritakan sebelumnya.
Namun lagi lagi kami bersyukur,karena kami menutup satu keran agar keran lain dipipa yang sama lebih deras alirannya.Keran baru ini membutuhkan pemeliharaan lebih baik agar mengucurkan aliran lebih deras dan lebih lama.Semoga.....
Dikantor ,mau resign
Kadek
Jumat, 21 Desember 2007
Senin, 17 Desember 2007
AMAZING LOA!!!!
Saya tambahkan banyak tanda seru pada judul,karena saya memang benar benar terkagum kagum(atau terheran heran?).
Saya baca banyak teori tentang LoA,saya masih setengah tidak percaya akan praktiknya beberapa minggu lalu,saya menganggap bahwa diri saya teramat realistis,kerja yang nyata nyata saja,tidak usah ngoyo,tidak usah terpaku pada satu hal,toh kita bisa melakukan banyak hal,fikir saya.
Saya hanya belum mampu menerima teori,masa hanya dengan memikirkannya kita dapar meraih sesuatu.Hari ini saya dihadapkan pada kenyataan bahwa hanya dengan memikirkannya kita dapat meraih sesuatu,itu fakta ,dan sangat masuk akal ,karena dengan memikirkannya tanpa sadar saya telah mengarahkan perilaku saya untuk mengambil tindakan yang seharusnya ,untuk dapat mewujudkan keinginan yang saya fikirkan,and I got it.
Hari ini,jam enam sore telepon genggam kumel saya berdering ,sebuah suara yang diharap terdengar "bu silahkan datang kekantor bersama bapak jam 9:30 besok pagi".Ahhhhh......., itu sudah saat jam tutup kantor,sejak jam 3 sore kami sudah mengiklaskan semua keputusan Yang maha Pemurah,kalau memang bukan saatnya kami menerima tanggung jawab ini kami iklas ,fikir kami,mungkin lain kali.
Jadi sore kami lalui seperti biasa ,ngopi dan berbincang berdua suami,membahas apa yang sebaiknya dilakukan bila memeng proposal ini ditolak.Kami hanya iklas sambil terus berusaha, dan ucap syukur selalu ada dalam setiap kalimat kami,tentu dalam terjemahan bahasa ajaran bunda"untung begini,untung ngk gitu".Kami sadar dari dalam hati kami mencerminkan syukur selalu atas apapun yang dikehendaki oleh-Nya.
Sekali lagi LoA memang benar benar bekerja pada perjalanan kami.Sekarang kami akan menyiapkan langkah berikutnya ,kami percaya kali ini pun LoA akan bekerja atas kehendak-Nya.
Kadek ditengah malam
Saya baca banyak teori tentang LoA,saya masih setengah tidak percaya akan praktiknya beberapa minggu lalu,saya menganggap bahwa diri saya teramat realistis,kerja yang nyata nyata saja,tidak usah ngoyo,tidak usah terpaku pada satu hal,toh kita bisa melakukan banyak hal,fikir saya.
Saya hanya belum mampu menerima teori,masa hanya dengan memikirkannya kita dapar meraih sesuatu.Hari ini saya dihadapkan pada kenyataan bahwa hanya dengan memikirkannya kita dapat meraih sesuatu,itu fakta ,dan sangat masuk akal ,karena dengan memikirkannya tanpa sadar saya telah mengarahkan perilaku saya untuk mengambil tindakan yang seharusnya ,untuk dapat mewujudkan keinginan yang saya fikirkan,and I got it.
Hari ini,jam enam sore telepon genggam kumel saya berdering ,sebuah suara yang diharap terdengar "bu silahkan datang kekantor bersama bapak jam 9:30 besok pagi".Ahhhhh......., itu sudah saat jam tutup kantor,sejak jam 3 sore kami sudah mengiklaskan semua keputusan Yang maha Pemurah,kalau memang bukan saatnya kami menerima tanggung jawab ini kami iklas ,fikir kami,mungkin lain kali.
Jadi sore kami lalui seperti biasa ,ngopi dan berbincang berdua suami,membahas apa yang sebaiknya dilakukan bila memeng proposal ini ditolak.Kami hanya iklas sambil terus berusaha, dan ucap syukur selalu ada dalam setiap kalimat kami,tentu dalam terjemahan bahasa ajaran bunda"untung begini,untung ngk gitu".Kami sadar dari dalam hati kami mencerminkan syukur selalu atas apapun yang dikehendaki oleh-Nya.
Sekali lagi LoA memang benar benar bekerja pada perjalanan kami.Sekarang kami akan menyiapkan langkah berikutnya ,kami percaya kali ini pun LoA akan bekerja atas kehendak-Nya.
Kadek ditengah malam
Selasa, 04 Desember 2007
SECOND INCOME?
Sampai saat ini,saat dimana saya sudah merencanakan dengan matang income plan berikutnya,saya masih benar benar tidak fokus pada pengelolaan finansial.
Bahkan saya tidak bisa menetukan yang mana sebenarnya main income kami,padahal hal ini adalah hal penting ,karena dengan begitu kita bisa fokus dalam pengelolaan sumber income itu.
Libur hari ini saya konsen untuk stock opname isi warung yang sudah mulai amburadul,karena jarang dijenguk.Ini saya bilang hanya side income ,tapi sangat penting artinya karena dari sini saya ngk usah mikirin gimana bayar pembantu dan juga urusan inti dapur(walaupun urusan makan kami masih belum bisa menghilangkan kebiasaan makan diluar yang artinya adalah dapur extra).
Second income-kah ini?Karena kalau melihat salah satu kriteria main income"kalau sebuah sumber income dihapus dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok"maka income warung ini masuk kriteria main income.Coba kami tutup warung ini,maka kami akan kehilangan cashflow rata rata 200.000 rupiah perhari yang artinya kami harus mencari sumber income yang lain untuk dapur yang selama ini kami ambil dari cashflownya warung(meskipun itu benar benar salah)Dan gaji yang biasa kami konsumsi untuk keperluan pribadi(egois ya..!)harus kami atur seperti pegawai negeri sebagai pengganti uang dapur.
Jika kami mengandalkan gaji sebai main income,rasanya ngk,karena gaji seperti yang diibaratkan oleh Pak Safir Senduk,hanya numpang lewat direkening saja,karena sudah kami kreditkan dengan keperluan pribadi yang datang lebih dulu(atau lebih tepatnya karena mind set bodoh kami yang sedang berusaha dirubah).
Jika Uang sewa 17 kamar kost-kostan warisan ortu yang kami kelola , meskipun masih dipercayakan kepada kami yang tidak bisa dipercaya,namun tentu ini tidak bisa disebut main income mengingat ini bukanlah milik kami,melainkan milik orang tua yang sewaktu waktu bisa dicabut hak gunanya mengingat kami masih punya adik adik yang belum nikah.
Jadi kesimpulannya usaha yang sedang kami rintis dibidang tourism ini akan benar benar kami fokuskan sebagai main income ,dengan menetukan kriteria seperti berikut ,agar nantinya kami bisa memilah menurut skala prioritas baik dari segi modal ,resiko,keterlibatan,dan tentu saja hasil yang seimbang.
Kriteria yang saya maksud adalah:
1.Skala hasil yang paling besar diantara sumber income yang sudah kami miliki.
2.Modal yang lebih besar dibandingkan dengan sumber income lain butuhkan,namun sejauh ini modal yang dimaksud lebih kepada nodal kecakapan,non finansial(berkat ilmu Pak Roniyuzirman saya anti terjebak aktiva tetap ,leasing adalah pilihan yang lebih baik)
3.Resiko yang lebih besar,tentu saja mengharapkan hasil yang lebih besar memerlukan pengorbanan yang lebih besar pula bukan?Kali ini kami mengorbankan waktu saya nguli di tempat orang yang artinya resikonya adalah kehilangan umber penghasilan yang selama ini terbesar diantara sumber sumber income yang kami miliki.Karena saya belum sampai pada tahap menduplikasi diri ,seperti yang diajarkan oleh ilmu ilmu motivator itu,dan saya fikir kami masih dalam tahap trial and error ,jadi ketotalan focus benar benar jadi taruhannya.
4.Kontribusi masa depan yang paling besar diantara sumber sumber income yang lain,dalam hal ini kami yakin bahwa dimasa depan sumber income inti ini akan memberi waktu lebih luang kepada kami saat kami hanya jadi decision maker,kontribusi finansial yang lebih baik tentu saja karena memang kami merancang margin yang lebih tinggi disini,kenyamanan yang berjalan seiring dengan segala kenaikan grade income kami.
Doa dan uasha kami tidak pernah surut,danrestu dari orang tua senantiasa kami mohonkan agar usaha ini berjalan denagn restu.
Offday at home.
Kadek
Bahkan saya tidak bisa menetukan yang mana sebenarnya main income kami,padahal hal ini adalah hal penting ,karena dengan begitu kita bisa fokus dalam pengelolaan sumber income itu.
Libur hari ini saya konsen untuk stock opname isi warung yang sudah mulai amburadul,karena jarang dijenguk.Ini saya bilang hanya side income ,tapi sangat penting artinya karena dari sini saya ngk usah mikirin gimana bayar pembantu dan juga urusan inti dapur(walaupun urusan makan kami masih belum bisa menghilangkan kebiasaan makan diluar yang artinya adalah dapur extra).
Second income-kah ini?Karena kalau melihat salah satu kriteria main income"kalau sebuah sumber income dihapus dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok"maka income warung ini masuk kriteria main income.Coba kami tutup warung ini,maka kami akan kehilangan cashflow rata rata 200.000 rupiah perhari yang artinya kami harus mencari sumber income yang lain untuk dapur yang selama ini kami ambil dari cashflownya warung(meskipun itu benar benar salah)Dan gaji yang biasa kami konsumsi untuk keperluan pribadi(egois ya..!)harus kami atur seperti pegawai negeri sebagai pengganti uang dapur.
Jika kami mengandalkan gaji sebai main income,rasanya ngk,karena gaji seperti yang diibaratkan oleh Pak Safir Senduk,hanya numpang lewat direkening saja,karena sudah kami kreditkan dengan keperluan pribadi yang datang lebih dulu(atau lebih tepatnya karena mind set bodoh kami yang sedang berusaha dirubah).
Jika Uang sewa 17 kamar kost-kostan warisan ortu yang kami kelola , meskipun masih dipercayakan kepada kami yang tidak bisa dipercaya,namun tentu ini tidak bisa disebut main income mengingat ini bukanlah milik kami,melainkan milik orang tua yang sewaktu waktu bisa dicabut hak gunanya mengingat kami masih punya adik adik yang belum nikah.
Jadi kesimpulannya usaha yang sedang kami rintis dibidang tourism ini akan benar benar kami fokuskan sebagai main income ,dengan menetukan kriteria seperti berikut ,agar nantinya kami bisa memilah menurut skala prioritas baik dari segi modal ,resiko,keterlibatan,dan tentu saja hasil yang seimbang.
Kriteria yang saya maksud adalah:
1.Skala hasil yang paling besar diantara sumber income yang sudah kami miliki.
2.Modal yang lebih besar dibandingkan dengan sumber income lain butuhkan,namun sejauh ini modal yang dimaksud lebih kepada nodal kecakapan,non finansial(berkat ilmu Pak Roniyuzirman saya anti terjebak aktiva tetap ,leasing adalah pilihan yang lebih baik)
3.Resiko yang lebih besar,tentu saja mengharapkan hasil yang lebih besar memerlukan pengorbanan yang lebih besar pula bukan?Kali ini kami mengorbankan waktu saya nguli di tempat orang yang artinya resikonya adalah kehilangan umber penghasilan yang selama ini terbesar diantara sumber sumber income yang kami miliki.Karena saya belum sampai pada tahap menduplikasi diri ,seperti yang diajarkan oleh ilmu ilmu motivator itu,dan saya fikir kami masih dalam tahap trial and error ,jadi ketotalan focus benar benar jadi taruhannya.
4.Kontribusi masa depan yang paling besar diantara sumber sumber income yang lain,dalam hal ini kami yakin bahwa dimasa depan sumber income inti ini akan memberi waktu lebih luang kepada kami saat kami hanya jadi decision maker,kontribusi finansial yang lebih baik tentu saja karena memang kami merancang margin yang lebih tinggi disini,kenyamanan yang berjalan seiring dengan segala kenaikan grade income kami.
Doa dan uasha kami tidak pernah surut,danrestu dari orang tua senantiasa kami mohonkan agar usaha ini berjalan denagn restu.
Offday at home.
Kadek
Senin, 03 Desember 2007
VACATION WEEK-APPROVED
Hah...........
Nafas panjang kini dapat ditarik,lega sekaligus tegang.Exited time.....Aturannya vacation week harus diajukan 4 weeks prior,but I did it last week end,artinya sehari setelah schedull mingguan muncul,tapi saya yakin cuti ini akan disetujui,mengingat Desember adalah low seasson buat company tempat saya mengais rejeki ini.Dan the power of thinkingnya Pak Erbe sentanu working,saya benar benar fokus pada rencana cuti ini.
Second step,periksa lagi daftar kegiatan di laci yang udah dijadiin kapal kapalan kertas oleh the "two anggel" my kids.
Ketik ulang di PC ,lalu pikirkan other optional,lalu make sure its complite.Susun schedull adalah langkah penting buat saya ,mengingat tipikal yang sangat un-stabil ini,kadang so rush ,kadang kayak badak atau beruang kutub,tidur fisik,tidur hati,tidur mind,moody banget.Bahaya tuh kalau lagi fase itu ,perlu warming up lagi,seperti yang saya lakukan hari ini ,blogging walking,terutama ke blogger blogger inspiratif seperti Roniyuzirman.blog.
Cuti saya hanya tujuh hari ditambah libur ini dan itu yang banyak memanjakan employee 9 hari secara spot day,dan untuk membuat 16 hari itu jadi effective langkah berikutnya adalah preparation of detail schedull.Segala detail yang diperlukan untuk buat iklan maya produk ini harus dilist dengan amat detail.Pilih yang terbaik kata salah satu rujukan tips (entah yang mana),maka saya sudah menyiapkan yang terbaik from my side.
Urusan kantor yang sudah terasa sangat lapang dan siap tinggal landas minggu lalu,kembali jadi beban minggu ini ,karena kesalahan saya sendiri,menunda nunda ,klasik memang but its happen to me too.Karena merasa sudah pada zona aman minggu lalu ,minggu berikutnya dikerjakan dengan santai santai,jadilah miggu berikutnya sebuah kesibukan yang tertunda .Bukankah ini siklus berulang?Dan siapapun yang rela "dimampiri "ulang oleh siklus ini adalah orang bodoh.Status bodoh ini harus saya naikkan tingakt ke pintar.
Sejauh ini ,Model sudah siap,kamera sudah siap,lokasi sudah ditentukan meskipun banyak pilihan yang masih harus disisihkan namun sudah terbayang mana saja yang akan jadi hot spot.
Besok adalah hari pertama libur ,namun hari ini masih ada tumpukan tugas mengambang dimeja ini,mulai dari tax matter yang nuggu approval bos,performa invoice yang belum terbayar,final November report yang masih nuggu finalist dari Jepang sono,dan satu lagi tambahan ganjalan ,just suddenly I got dirrct customer today,karena sudah terlanjur nyapa dan bla bla bla,jd bod ngepush by SMS,got it got it!!!!Hello !!My occuption is.....Bahkan saat dia off day tetap saja konsentrasinya ke office ini.What a dedicate worker.
Ini adalah sebuah pembelajaran mahal menuju TDA,bahwa sebagai total smart income maker,mereka orang orang diperusahaan ini terutama top levelnya,they never been gone from their job.Fokus mereka selalu income,dan mereka ngk perlu selalu ada dimana income itu bisa didapat.Mereka bisa meeting dilobby hotel ,bisa sedang deal dengan klien atau partner lain,bisa sedang handle wedding,sedang dipanggil kekantor pusat diJepang,atau bahkan sedang liburan,fokus mereka tetap income.Tentu pendelegasian lah yang paling berperan dalam hal ini,mereka adalah desicion maker yang sangat responsip dan supoer cepat.Menyabet peluang seperti jet,ada ,deal,sabet,ada deal sabet lagi.Ngak salah kalau negara mereka sangat cepat bangkit dari gempa yang bertubi tubi sekalipun.
Beruntung sekali saya diterima diperusahaan ini ,belajar dengan gartis,coba kalu bayar berapa yang harus dibayar?Belajar 2 bahasa asing bahkan lebih,meskipun hanya greating,tapi itu modal dasar right(?),belajar tehnik menjual topcer(nanti saya jelaskan berikutnya),belajar after sales service benefit,(kalau ada waktu saya janji bagi bagi rahasia sucses mereka),disiplin yang sangat jauh dari behav kita umumnya,penghormatan terhadap orang ini termasuk dalam managemen perusahaan.Budget control mereka juga sangat ketat,ngk ada celah korupsi dan rasanya employee malas mikirin korupsi jika dibandingi antara resiko dan apa yang mereka dapat dari perusahaan.Employee is pioner they said,so they treat employee as a hero.Sekali kasih income untuk company,than they gift thankyou massage in such of any way,tepukan di bahu adalah hal yang menyenangkan,ucapan thanks dadi bos yang berdiri didepan forum sambil membungkuk adalah hal yang lebih menggembirakan,cake party some time for celebrated adalah hal yang lebih lebih mengegmbirakan,dan lebih lagi dan lebih lagi......So ngapain cari casri resiko korupsi,gini aja enak kok,and of cours save.
Rasanya ini harus diterapkan di bisnis saya sendiri.......
Office,long day
Nafas panjang kini dapat ditarik,lega sekaligus tegang.Exited time.....Aturannya vacation week harus diajukan 4 weeks prior,but I did it last week end,artinya sehari setelah schedull mingguan muncul,tapi saya yakin cuti ini akan disetujui,mengingat Desember adalah low seasson buat company tempat saya mengais rejeki ini.Dan the power of thinkingnya Pak Erbe sentanu working,saya benar benar fokus pada rencana cuti ini.
Second step,periksa lagi daftar kegiatan di laci yang udah dijadiin kapal kapalan kertas oleh the "two anggel" my kids.
Ketik ulang di PC ,lalu pikirkan other optional,lalu make sure its complite.Susun schedull adalah langkah penting buat saya ,mengingat tipikal yang sangat un-stabil ini,kadang so rush ,kadang kayak badak atau beruang kutub,tidur fisik,tidur hati,tidur mind,moody banget.Bahaya tuh kalau lagi fase itu ,perlu warming up lagi,seperti yang saya lakukan hari ini ,blogging walking,terutama ke blogger blogger inspiratif seperti Roniyuzirman.blog.
Cuti saya hanya tujuh hari ditambah libur ini dan itu yang banyak memanjakan employee 9 hari secara spot day,dan untuk membuat 16 hari itu jadi effective langkah berikutnya adalah preparation of detail schedull.Segala detail yang diperlukan untuk buat iklan maya produk ini harus dilist dengan amat detail.Pilih yang terbaik kata salah satu rujukan tips (entah yang mana),maka saya sudah menyiapkan yang terbaik from my side.
Urusan kantor yang sudah terasa sangat lapang dan siap tinggal landas minggu lalu,kembali jadi beban minggu ini ,karena kesalahan saya sendiri,menunda nunda ,klasik memang but its happen to me too.Karena merasa sudah pada zona aman minggu lalu ,minggu berikutnya dikerjakan dengan santai santai,jadilah miggu berikutnya sebuah kesibukan yang tertunda .Bukankah ini siklus berulang?Dan siapapun yang rela "dimampiri "ulang oleh siklus ini adalah orang bodoh.Status bodoh ini harus saya naikkan tingakt ke pintar.
Sejauh ini ,Model sudah siap,kamera sudah siap,lokasi sudah ditentukan meskipun banyak pilihan yang masih harus disisihkan namun sudah terbayang mana saja yang akan jadi hot spot.
Besok adalah hari pertama libur ,namun hari ini masih ada tumpukan tugas mengambang dimeja ini,mulai dari tax matter yang nuggu approval bos,performa invoice yang belum terbayar,final November report yang masih nuggu finalist dari Jepang sono,dan satu lagi tambahan ganjalan ,just suddenly I got dirrct customer today,karena sudah terlanjur nyapa dan bla bla bla,jd bod ngepush by SMS,got it got it!!!!Hello !!My occuption is.....Bahkan saat dia off day tetap saja konsentrasinya ke office ini.What a dedicate worker.
Ini adalah sebuah pembelajaran mahal menuju TDA,bahwa sebagai total smart income maker,mereka orang orang diperusahaan ini terutama top levelnya,they never been gone from their job.Fokus mereka selalu income,dan mereka ngk perlu selalu ada dimana income itu bisa didapat.Mereka bisa meeting dilobby hotel ,bisa sedang deal dengan klien atau partner lain,bisa sedang handle wedding,sedang dipanggil kekantor pusat diJepang,atau bahkan sedang liburan,fokus mereka tetap income.Tentu pendelegasian lah yang paling berperan dalam hal ini,mereka adalah desicion maker yang sangat responsip dan supoer cepat.Menyabet peluang seperti jet,ada ,deal,sabet,ada deal sabet lagi.Ngak salah kalau negara mereka sangat cepat bangkit dari gempa yang bertubi tubi sekalipun.
Beruntung sekali saya diterima diperusahaan ini ,belajar dengan gartis,coba kalu bayar berapa yang harus dibayar?Belajar 2 bahasa asing bahkan lebih,meskipun hanya greating,tapi itu modal dasar right(?),belajar tehnik menjual topcer(nanti saya jelaskan berikutnya),belajar after sales service benefit,(kalau ada waktu saya janji bagi bagi rahasia sucses mereka),disiplin yang sangat jauh dari behav kita umumnya,penghormatan terhadap orang ini termasuk dalam managemen perusahaan.Budget control mereka juga sangat ketat,ngk ada celah korupsi dan rasanya employee malas mikirin korupsi jika dibandingi antara resiko dan apa yang mereka dapat dari perusahaan.Employee is pioner they said,so they treat employee as a hero.Sekali kasih income untuk company,than they gift thankyou massage in such of any way,tepukan di bahu adalah hal yang menyenangkan,ucapan thanks dadi bos yang berdiri didepan forum sambil membungkuk adalah hal yang lebih menggembirakan,cake party some time for celebrated adalah hal yang lebih lebih mengegmbirakan,dan lebih lagi dan lebih lagi......So ngapain cari casri resiko korupsi,gini aja enak kok,and of cours save.
Rasanya ini harus diterapkan di bisnis saya sendiri.......
Office,long day
Langganan:
Postingan (Atom)